Di olimpiade tersebut, Imad dan Ungke melakukan eksperimen terhadap seekor katak.
Katak tersebut diberi instruksi untuk melompat sejauh 2 meter. Setelah katak melompat, satu kaki katak coba dipotong. Tinggal 3 kaki yang tersisa. Si katak kemudian diberi instruksi lagi untuk melompat. Si katak kembali melompat, kali ini jaraknya tidak sampai 1 meter.
Satu kaki katak dipotong lagi. Tinggal 2 kaki yang tersisa. Si katak kemudian diberi instruksi melompat oleh Ungke dan Imad. Namun, si katak hanya diam di tempat.
“Woy, cepat lompat sudah,” ujar Ungke pada si Katak.
Hingga beberapa kali diinstruksikan, sang katak tetap diam di tempat.
Ungke dan Imad akhirnya mengambil kesimpulan dari eksperimen tersebut dan menuliskan pada lembar hasil:
Setelah dua kakinya dipotong, ternyata si katak menjadi menjadi tuli.
0 Comments